KampusUpdate

Kampus Update adalah situs penyedia informasi peluang magang, beasiswa, part time, volunteer, dan kompetisi untuk mahasiswa.

The Best Job Listing Theme. Everything you need.

Mel torquatos constituto ex, eros primis aperiam sed cu, vel in oratio corpora eligendi. At mel alii dissentiunt, duo ad inimicus quaerendum.

Top

Kampus Update

Tips Mendapatkan Kesempatan dan Menjalani Magang di Luar Negeri Ala Kallista Alsadilla, Alumni SCG Excellence Internship 2018

Preview: Yang berencana cari pengalaman magang di luar negeri agar makin siap menghadapi MEA, wajib banget simak tips dari Alsa!

Di artikel sebelumnya, kita banyak belajar dari Alsa mengenai pengalamannya menghadapi MEA melalui SCG Excellence Internship 2018. Youthmanual pun yakin pasti nggak sedikit dari kamu yang terinspirasi dari pengalaman Alsa dan bermimpi untuk mendapatkan kesempatan magang di luar negeri di masa depan.

Pertanyaannya: gimana caranya mendapatkan kesempatan magang di luar negeri? Susah nggak sih, menjalani magang di luar negeri? Emang iya kalau mau magang di luar negeri harus jago Bahasa Inggris? Jangan khawatir! Berikut tips dan trik oleh Alsa dalam mendapatkan kesempatan dan menjalani magang di luar negeri, yang Youthmanual rangkum khusus di bawah ini untuk kamu.

  1. Inisiatif. Jangan malas!

Banyak yang bilang kalau mendapatkan kesempatan magang di luar negeri adalah hal yang mustahil, karena kesempatan itu sendiri sangatlah langka. Padahal, kalau menurut Alsa, hal itu salah besar!

Kalau kata Alsa, “Banyak banget lho informasi mengenai kesempatan untuk magang di luar negeri yang bisa kamu temukan. Kuncinya inisiatif, jangan malas untuk mencari. Sumbernya bisa dari mana saja, bahkan dari internet. Jangan biasakan diri untuk terima segala sesuatu yang instan. Lagi pula, menurutku inisiatif adalah modal utama yang harus kamu miliki untuk terjun ke dunia kerja.”

“Sekarang zaman udah serba canggih kok, gaes. Tinggal buka Google juga udah bisa dapetin ribuan informasi magang ke luar negeri. Oya, jangan lupa untuk tetap kritis dalam menyaring informasi yang kamu dapatkan agar terhindar dari kesempatan “magang bodong”,” tambah Alsa.

  1. Berikan yang terbaik

Kesempatan magang dan menggali pengalaman sebanyak-banyaknya nggak selalu tentang kamu aja, lho. Di sisi lain, kamu juga harus mawas diri dan tahu apa yang bisa kamu kontribusikan pada perusahaan lewat keahlian dan kemampuanmu.

“Persiapkan CV dan cover letter kamu dengan sepenuh hati, jangan sampai asal jadi aja. Cantumkan kualitas terbaikmu di sana agar menarik perhatian perusahaan untuk merekrut kamu. Kalau bikinnya asal jadi, jangan harap mereka memberi kamu kesempatan, deh.” ujarnya.

  1. Kuasai dulu bahasa Indonesia yang baik dan benar…

Menurut Alsa, problem sesungguhnya ketika berkomunikasi dengan orang asing ternyata nggak melulu bahasa Inggris, melainkan karena penguasaan bahasa Indonesia yang baik dan benar!

“Kebetulan ketika aku sedang menjalani magang di anak perusahaan SCG di Indonesia, mentorku adalah ekspatriat (orang asing yang bertugas di negara asing) dari Thailand. Beliau bisa berbahasa Indonesia, tapi tata bahasanya kaku banget! Alhasil aku yang kebiasaan ngomong pakai bahasa “gaul” jadi sulit untuk berkomunikasi. Jadi saranku, penguasaan bahasa Indonesia yang baik dan benar is a must!

  1. …baru mantapkan diri kuasai bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya

Yang ini pastinya udah sering kamu baca dan dengar di mana-mana: bahasa Inggris wajib untuk dikuasai jika kamu ingin memiliki daya saing global. Percaya atau nggak, sepengalaman Alsa mengikuti SCG Excellence Internship, dari keempat negara yang menjadi peserta, ternyata level penguasaan bahasa Inggris peserta dari Indonesia jauh lebih baik dibanding peserta dari negara-negara lainnya.

“Jadi nggak usah khawatir soal bahasa Inggris, lah. Kita orang Indonesia nggak seketinggalan itu, kok. Asal diasah terus, pasti bisa jago. Nilai plus juga kalau kamu ingin menguasai bahasa asing lain, karena mungkin saja berguna di negara kamu nanti ingin berkarier.”

  1. Cepat beradaptasi

By the way, SCG Excellence Internship adalah pengalaman pertama Alsa terjun ke dunia kerja profesional. Dia cukup “kaget” merasakan perbedaan yang signifikan antara kehidupan di dunia kerja dan dunia kuliah, juga perbedaan budaya kerja di Thailand dan Indonesia. Bahkan Alsa nggak tahu apakah dalam bekerja, dia harus menunggu perintah atasan atau harus inisiatif sendiri.

“Makanya, kita harus mampu untuk cepat beradaptasi di dunia kerja. Selalu observe dan bisa mengikuti ritmenya agar nggak bingung.”

  1. Hargai perbedaan budaya untuk membangun networking

Pengalaman multikultural adalah pengalaman yang paling dicari oleh anak muda zaman sekarang yang memiliki aspirasi untuk berkuliah ataupun bekerja di luar negeri. Untuk mendapatkannya, kamu haruslah menghargai budaya sendiri dan perbedaan budaya di luar sana untuk dapat berjejaring dan pada akhirnya memperoleh berbagai pengalaman multikultural di luar sana.

Alsa pun punya pengalaman menarik di poin satu ini. “Jadi, selama di Thailand, aku sempat kenalan sama salah satu peserta SCG Excellence Internship dari Filipina. Ternyata, dia ngefans banget sama Indonesia, dan dia sangat antusias belajar budaya dan bahasa Indonesia dari aku dan teman-temanku.

Sampai sekarang, kita tetap keep in touch dan ngobrolin banyak hal. Suatu saat, mungkin nanti networking yang kita bangun bisa membuahkan banyak manfaat selain bertukar budaya dan bahasa.”

  1. Berani

Yes, be-ra-ni. Nggak boleh takut!

Terkadang, hambatan untuk bisa melebarkan sayap bisa datang dari diri sendiri. Itulah sebabnya kamu jangan pernah membatasi diri dan kemampuanmu untuk bisa sukses meraih apa pun yang kamu inginkan di masa depan.

Kata Alsa, “Mulai aja dulu dari berani daftar magang ke luar negeri. Beranikan diri untuk mendaftarkan diri ke berbagai kesempatan sebanyak-banyaknya. Beranikan diri untuk ngomong bahasa Inggris. Beranikan diri untuk mencoba hal-hal baru di luar zona nyaman. Bayangin setinggi apa cita-cita yang bisa kamu capai jika kamu memiliki keberanian.”

 

Artikel ditulis oleh: Youth Manual