Rayi Noormega(1)

Internship 101 : How To Do Internship Abroad Without Spending Any Money

Menurut saya, salah satu program yang sangat worth it untuk diikuti oleh mahasiswa adalah SCG International Internship yang diadakan setiap tahunnya. Saya adalah salah satu alumni intern dari program SCG International Internship tahun 2016, and it was such an outstanding as well as unforgettable moment of my life. SCG International Internship adalah program CSR yang dilakukan oleh Perusahaan The Siam Cement Public yang berasal dari Thailand. Multinational company ini memberikan kesempatan untuk mahasiswa di beberapa negara ASEAN untuk merasakan pengalaman magang di perusahaan SCG di Thailand selama sebulan penuh. Benefit apa saja yang saya dapatkan sebagai intern selama sebulan? Banyak banget; pengalaman, pembelajaran, jalan-jalan, and the most important thing, I’ve got a family. I didn’t even spend any money at all, yup it is a fully-funded program. Tiket pesawat, biaya visa, akomodasi selama sebulan, bahkan jalan-jalan setiap minggunya, semua biaya di-cover oleh SCG. How awesome is that?
Kegiatan yang dilakukan selama sebulan tentunya magang (dan jalan-jalan pastinya). Saya waktu itu ditempatkan di bagian Human Resource bagian Compliance di SCG Headquarter Office di Bangkok, tepatnya di daerah Bangsue. Setiap intern yang lolos mengikuti program ini akan ditempatkan di divisi yang sesuai dengan jurusan yang diambil di Universitas masing-masing. Walaupun ditempatkan di divisi yang berbeda-beda, setiap intern diwajibkan untuk mengerjakan projek yang di akhir program magang akan dipresentasikan di depan Director (Manager) di divisi masing-masing. Waktu itu, saya mendapat projek untuk menganalisis Hukum Perburuhan di Indonesia (which is I don’t even learn it at all in my Psychology major, but it was great though!). Setiap intern akan didampingi oleh supervisor di divisi tersebut dan semua supervisor yang membimbing kita baik semua dan super so sweet! Selama sebulan, saya dibimbing untuk membuat analisis Hukum Perburuhan step by step, bahkan saya diberi tahu format matrix yang sebenarnya bersifat confidential. Di akhir bulan, saya mempresentasikan hasil analisis Hukum Perburuhan di depan semua Directors of Human Resource division (parah sih itu deg-degannya, but it turned out that they were super kind and cooperative!).
Terus jalan-jalannya di mana? Di setiap weekend. Jadi, SCG International Internship sudah merancang dengan sangat baik supaya interns-nya hidup work hard, play hard selama sebulan. Setiap akhir minggu, kita diajak jalan-jalan ke beberapa tempat wisata di Thailand. Jangan takut kelaparan karena mereka menyediakan menu makanan yang parah banget banyak dan enaknya. Para intern juga diberikan uang sebanyak 15.000 Baht atau sekitar 5 juta rupiah selama sebulan. It was such a special program, but the selection was worth the struggle too! Seleksinya terdiri dari 2 tahap : seleksi berkas dan esai, kemudian jika lolos dilanjutkan dengan seleksi interview (langsung dengan user). Waktu itu saya datang langsung ke kantor SCG Indonesia di daerah Thamrin untuk kemudian diwawancara oleh satu user dari Kamboja, satu user dari Indonesia, dan dua orang user dari Thailand (yang ternyata user dari Thailand itulah yang selalu nemenin interns selama magang sebulan di Thailand, me love you P’Petch and P’Oat!).
Apa tipsnya untuk bisa lolos program SCG International Internship? Be yourself. It is a cliche answer, I know, but that’s the truth. SCG International Internship mencari orang-orang yang bisa menyesuaikan diri dengan mudah terhadap lingkungan baru, dan kemampuan itu bukan kemampuan yang bisa dibuat-buat. Which means, semuanya jam terbang. Semakin banyak pengalaman kamu dalam hal tersebut, maka semakin besar kemungkinan kamu untuk bisa lolos program-program seperti SCG International Internship. Intinya, jangan cepat menyerah (ini advice yang klise juga sih), tapi beneran deh, lebih baik banyakin gagal karena in the mean time, you will be succeed. Lolos atau nggaknya sebenarnya hanya masalah waktu. Yang penting, coba aja dulu. Terus cari kesempatan, rajin-rajin cari program, beranikan diri untuk daftar dan merasakan macam-macam seleksi, merasakan deg-degannya nunggu pengumuman, merasakan pengalaman yang nggak itu-itu aja. Always remember that you are greater than you think you are and you can achieve whatever you want. Keep trying beyond your limit, and if strong doesn’t define you, I don’t know what else is. Keep on trying, achievers!

Rayi Noormega

Ditulis oleh:

Rayi Noormega, Mahasiswa semester 8 Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran